Fraka Zudiake Berhasil Makan Thengkleng Ndas Kambing Dalam Waktu 3,15 Menit
Klaten - Ada yang unik dalam merayakan HUT RI yang ke 79. Sebuah warung olahan daging kambing di Desa Kalangan, Pedan, Klaten, Jawa Tengah, kembali mengadakan lomba tercepat menghabiskan ndas kambing utuh.
Selain untuk memeriahkan peringatan HUT RI, sekaligus untuk mempromosikan produk baru dari warung "Thengkleng Ndas Sor Duren'' di Jalan Raya Pedan-Karangdowo, tepatnya di Desa Jatimulyo, Pedan, Klaten, Jawa Tengah yang dikelola Ahmad Juairi ini.
Lomba diikuti tiga peserta, yaitu Febi Romadhon (dari Kemalang, Klaten), Fraka Zudiake (dari Desa Palar, Trucuk, Klaten), dan Luthfi Dwi (dari Selogiri, Wonogiri).
Setelah olahan ndas kambing selesai dimasak, lomba berlangsung pada Minggu siang, sekitar jam 13.00 (18/8/2024).
Satu porsi seberat 1,5 kilogram, standart ndas kambing. Dengan aroma bumbu yang menggugah selera, para peserta tak sabar untuk melumat habis.
"Lomba ini untuk fun-fun saja, harus dinikmati. Bila tidak kuat, segera lambaikan tangan tanda menyerah, tidak perlu dipaksakan," pesan owner warung, Ahmad Juairi, saat lomba akan dimulai.
Dengan hitungan mundur, lombapun dimulai. Di menit pertama, antara Fraka dan Luthfi nampak seimbang. Namun Febi jauh tertinggal.
Namun di menit selanjutnya, nampak Fraka yang unggul sampai habis. Dirinya hanya membutuhkan waktu 3,15 menit.
Pemenang tahun 2023 lalu yaitu Yusril Haykal Battuta, waktunya 3,21 menit. Fraka kali ini lebih unggul 6 detik.
Apa saja yang sudah dipersiapkan Fraka, sehingga dirinya bisa begitu cepat meludeskan satu ndas kambing utuh.
"Persiapan khusus tidak ada. Yang jelas, saya sengaja tidak makan sejak pagi ini tadi," kata Fraka seusai lomba.
Menurut pemilik warung, Ahmad Juairi, pemenang tahun lalu akan dipertemukan dengan Fraka, dalam grand final awal tahun 2025.
"Di grand final besok, semoga saya bisa memperpendek waktu, kurang dari hari ini yang 3,15 menit," kata Fraka.
Apa sih trik yang digunakkan Fraka untuk menghabiskan ndas kambing tersebut?
"Yang jelas, tidak saya rasakan enak atau tidaknya. Yang penting asal dikunyah dan masuk perut. Bila dirasakan enaknya, bukan lomba namanya," kata Fraka yang baru pertama kali ikut acara ini.
Dalam kesempatan ini, sang owner sekaligus meluncurkan produk sambal mercon thengkleng kaki kambing, yang bisa dibeli melalui online.
Ahmad Juairi menambahkan, tahun ini memasuki tahun ke 3 untuk pelaksanaan lomba makan ndas kambing utuh. Sehingga untuk grandfinal pada awal tahun 2025, hadiahnya cukup menggiurkan yaitu Rp3 juta.
(Hasna)






